Kamis, 06 Oktober 2016

Belajar Tentang Kedermawanan

Mendermakan sebagian dari harta yang kita miliki merupakan perbuatan terpuji yang diperintahkan oleh Allah. Pada hakikatnya, segala yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah yang harus kita kelola dengan baik sesuai tuntunan-Nya. Di dalam harta yang kita miliki itu, ada sebagian darinya yang merupakan hak orang lain seperti fakir miskin dan mungkin juga binatang. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk mendermakan sebagian dari yang kita miliki kepada orang lain.

Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah 267 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman dermakanlah oleh kalian barang (harta) kualitas baik dari hasil usahamu yang baik-baik (halal) dan dari hasil pertanian. Janganlah kalian bekeinginan mendermakan barang yg berkualitas buruk, sedangkan kalian sendiri tak mnginginkan barang tersebut, kecuali dengan memincingkan mata. Ketahuilah Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."

 
Ayat ini senada dengan Firman-Nya "lan tanaaluu albirro hatta tunfiquu mimmaa tuhibbuuna" (tidaklah kalian mendapatkn kebaikan sampai kalian mendermakan harta yang kalian sukai). Diriwayatkan bahwa ayat ini turun mengkritisi sikap sebagian sahabat yang ketika akan berderma justru menyisihkan barang atau harta terbaiknya untuk dirinya, dan barang berkualitas buruklah yang didermakan.

Paling tidak ayat di atas memiliki dua perintah penting:
  1. Perintah mencari harta atau berusaha dengan cara yang baik (thayyib) atau halal, sehingga harta yang dihasilkan pun baik dan barokah.
  2. Ketika berderma, semisal zakat atau derma anjuran, seharusnya dari harta yang dihasilkan secara baik-baik dengan kualitas yang terbaik pula. Misalnya sehari-hari kita makan dengan nasi dari beras kualitas no. 1, seharusnya ketika berderma juga dengan beras kualitas no. 1 pula.
Perlu adanya sebuah latihan secara terus menerus agar menjadi sebuah kebiasaan untuk menyedekahkan sesuatu yang kita pandang baik serta halal. Hal ini mengajarkan kita tentang arti kedermawanan terhadap sesama. Semakin kita merasa berat untuk melakukan sebuah amal kebaikan, maka sebenarnya bobot pahala amal tersebut semakin besar nilainya di sisi Allah, sebab yang dinilai adalah perjuangannya. Semoga Allah memudahkan kita untuk ringan berbagi terhadap sesama, terutama untuk mereka yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita.

0 Komentar Belajar Tentang Kedermawanan

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top