Sabtu, 15 Oktober 2016

Antara Kesempatan dan Passion, Mana yang Harus Diprioritaskan?

Apa itu Passion? Passion bisa dikatakan minat atau keinginan yang kuat dalam diri seseorang terhadap hal tertentu. Banyak orang mengatakan bahwa bekerja sesuai passion menjadikan spekerjaan yang dilakukan setiap harinya terasa menyenangkan dan memberikan kepuasan batin tersendiri. Mungkin hal itu memang benar adanya, namun sayangnya, kenyataan dalam hidup ini seringkali bertolakbelakang dengan harapan dan keinginginan seseorang. Alih-alih untuk bekerja sesuai passion, yang sudah berstatus sarjana pun masih banyak yang bingung mencari pekerjaan.

Berkaca pada diri saya sendiri, sebenarnya saya punya passion yang cukup besar dalam hal tulis menulis. Namun ternyata keadaan tidak cukup memungkinkan bagi saya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan menulis. Saya lebih memilih untuk mengambil peluang yang sudah ada di depan mata.


Bisa bekerja sesuai passion merupakan keberuntungan yang tidak bisa didapatkan semua orang. Pada kenyataannya, begitu banyak orang yang bekerja tidak linier dengan latar balakang pendidikannya. Banyak sarjana lulusan pendidikan yang lebih memilih menjadi pengusaha rumahan, politisi, atau sekedar karyawan sebuah perusahaan, daripada menjadi guru. Bila diasumsikan bahwa pemilihan jurusan pendidikan didasari oleh passion, maka apabila pekerjaan yang ditekuni tidak sesuai dengan jurusan pendidikannya bisa dikatakan orang itu tidak bekerja sesuai passionnya.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA sebagaimana dikutip smart-money.co juga menyarankan agar kita lebih memprioritaskan kesempatan yang ada daripada terlalu terpaku pada passion. Sebab mungkin kesempatan tidak datang dua kali, bisa jadi dalam kesempatan yang kita ambil itu pada akhirnya juga akan menjadi passion kita. Jangan menunggu datangnya pekerjaan yang sesuai passion kita untuk menjadi pribadi yang mandiri.

Hal terpenting menurut Jahja yakni upaya kita untuk menciptakan jalinan pertemanan yang baik, membangun jaringan relasi yang kuat, dan bekerja semaksimal mungkin. Lama kelamaan kita akan mulai merasakan kondusifitas dalam bekerja, dan pekerjaan apa pun yang kita lakukan akan menjadi menyenangkan. Dalam kondisi seperti ini, bekerja berapapun lamanya tidak akan terasa berat.

0 Komentar Antara Kesempatan dan Passion, Mana yang Harus Diprioritaskan?

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top