8 Kriteria Skill Literasi Informasi Ini Harus Anda Kuasai

Kemampuan Literasi Informasi sebagai sebuah Skill artinya adalah kemampuan yang ada dalam diri seseorang dengan indikator-indkator tertentu. Adapun seseorang dapat dikatakan telah memiliki Skill Literasi Informasi berdasarkan CILIP (Chartered Institute Library and Information Profesionals) apabila dapat memenuhi kriteria-kriteria berikut: Apa sih Literasi itu?

#1. Kebutuhan akan sebuah Informasi

Mengetahui bahwa sebuah informasi memang diperlukan; mengerti mengapa sebuah informasi diperlukan, apakah (dan berapa banyak; apa saja jenisnya) informasi dibutuhkan. Serta mengetahui bahwa Informasi tersedia secara luas dalam berbagai format di berbagai wilayah geografis dan bahkan virtual. Informasi bisa tersedia dalam bentuk cetak, digital, atau media lain seperti radio dan film.


#2. Memahami ketersediaan Informasi

Mampu mengidentifikasi sumber informasi yang tersedia untuk digali, di mana tempatnya, bagaimana cara mengaksesnya, kelebihannya, dan kapan seharusnya kita menggunakan sumber informasi itu. Hal ini membutuhkan pengetahuan tentang tipe-tipe sumber informasi, apakah sifatnya manual-cetak atau digital, serta mengetahui perbedaan-perbedaannya. Contohnya:
  • Sebuah artikel jurnal, yang mungkin tersedia dalam versi cetak, sebagai bagian dari e-journal.
  • Tidak semua mesin pencari di internet (google, bing, ask, dll.) menawarkan fasilitas pencarian informasi yang sama.
  • Website perusahaan, hasil laporan penelitian pasar, atau website statistika nasional yang menyajikan informasi berbeda. 
Akses ke beberapa sumber informasi kadang tergantung pada siapa dan di mana kita.

#3. Memahami bagaimana cara menemukan informasi

Kemampuan untuk mencari sumber informasi yang semestinya secara efektif dan mengidentifikasi informasi yang relevan. Dibutuhkan beberapa strategi untuk membuat sebuah sumber informasi menjadi bermanfaat dan berguna. Jadi untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari sumber tersebut, seorang user harus merespon secara tepat hasil pencariannya dan tau kapan dia harus berhenti mencari.

#4. Memahami kebutuhan untuk mengevaluasi hasil

Mampu mengevaluasi informasi dalam hal otentisitas (keasliannya), akurasi, manfaatnya, dan lain-lain.

#5. Memahami bagaimana cara bekerja dengan hasil pencarian informasi

Menganalisa dan bekerja dengan informasi untuk menyediakan hasil yang akurat, hasil penelitian yang baik, atau untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian baru. Simak juga Membangun Budaya Literasi Sejak Dini Bersama MBC

#6. Memahami etika dan tanggungjawab dalam menggunakan informasi

Mengetahui mengapa sebuah informasi harus digunakan secara bertanggungjawab. Hormati keyakinan dan selalu berikan ‘kredit’ atas pekerjaan atau karya orang lain.

#7. Mengerti bagaimana cara mengomunikasikan atau membagikan kembali penemuannya

Kemampuan untuk berkomunikasi atau share informasi ke dalam format informasi yang semestinya, sesuai dengan target audien dan situasi.

#8. Tau bagaimana untuk menyimpan dan mengelola informasi yang diperoleh menggunakan metode paling efektif. Merefleksikan secara kritis pada proses dan hasil.

Itulah setidaknya delapan kriteria literasi informasi yang di era ini harus dikuasai oleh setiap orang. Setiap saat dan dari segala penjuru kita dibombardir oleh arus informasi yang tak terbendung. Tanpa kemampuan literasi informasi yang baik, akan terlalu banyak informasi yang akan menyampah di otak kita dan mengurangi pikiran produktifitas kita. Baca juga Pengertian Literasi Infornasi Menurut Para Ahli

Berbagai konflik dan huru-hara yang terjadi di negara kita akhir-akhir ini salah satu penyebabnya menurut saya karena lemahnya skill literasi informasi di kalangan masyarakat kita. Mereka seperti buih di lautan, yang mudah sekali terbawa dan terombang-ambing oleh arus informasi dari media yang menebarkan propaganda pemecah persatuan bangsa. Oleh karena itulah, sebagai generasi bangsa yang cerdas, kita jangan terima kalau diri kita ini bodoh, apalagi dibodohi orang bodoh.

0 Komentar 8 Kriteria Skill Literasi Informasi Ini Harus Anda Kuasai

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top