3 Indikator Orang Hebat Menurut Imam Syafii

Tahukah anda, apa saja indikator yang menunjukkan bahwa seseorang layak disebut sebagai orang yang hebat? Apa yang diungkapkan Imam Syafi’i tentang indikator kehebatan seseorang yang terdiri dari tiga hal ini dapat menjadi bahan renungan apakah kita termasuk orang yang hebat atau tidak. Tiga hal itu adalah:
  1. Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemelaratannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena dia tidak pernah meminta.
  2. Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha.
  3. Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang.
Bila kemampuan menyembunyikan tiga hal (kemelaratan, amarah, dan kesusahan) di atas telah anda miliki, pantaslah anda mendapat gelar sebagai orang hebat.





Sifat manusia yang cenderung lupa mensyukuri nikmat Allah menjadikan hidupnya terasa melarat. Padahal di luar masih banyak orang yang hidupnya tidak seberuntung dia, namun mereka tidak merasakan kemelaratan lantaran kepandaiannya dalam mensyukuri sekecil apapun nikmat Tuhan yang diberikan untuknya. Satu hal yang harus direnungkan bahwa mungkin keadaan yang sering kita keluhkan adalah keadaan yang sangat diinginkan oleh orang lain.


Dan tentang menyembunyikan amarah, hal yang memang teramat sulit untuk dilakukan. Benih amarah yang telah tumbuh dalam hati biasanya akan terefleksi keluar dalam bentuk ekspresi tindakan maupun ucapan yang menandakan bahwa ia sedang marah. Dan seringkali sebuah luapan kemarahan mendatangkan kerusakan serta penyesalan yang tak dapat terhapuskan.

Tentang kesusahan, dalam hidup ini tak ada manusia yang tak pernah susah, pilihannya cuma ada dua, susah atau senang, bahagia atau sedih. Ketika anda mampu untuk selalu terlihat senang di manapun, kapanpun, dalam keadaan apapun, dan kepada siapapun, maka anda adalah orang yang benar-benar hebat. Karena memang tabiat manusia selalu ingin mengeluhkan kesusahan yang dirasakannya kepada sesama manusia, padahal yang dikeluhi itu juga punya kesusahan.

Sekarang, mari kita tengok ke dalam diri kita masing-masing, sudahkah kita menjadi orang hebat seperti nasehat Imam Syafi’i di atas?

0 Komentar 3 Indikator Orang Hebat Menurut Imam Syafii

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top