Jumat, 08 April 2016

10 Rutinitas dan Tanggung Jawab Seorang Guru yang Wajib Diketahui

Apa pun jenis profesi yang kita pilih pasti ada konsekuensinya. Apa sih konsekuensi? Konsekuensi merupakan akibat dari pekerjaan atau perbuatan yang kita pilih dan kita harus bertanggung jawab terhadapnya. Termasuk ketika kita memilih untuk menjadi seorang guru, maka kita harus siap dengan segala konsekuensinya. Ketika memilih profesi sebagai guru, maka kita harus berani bertanggung jawab atas pilihan kita tersebut. Kalau kita ragu dengan keberanian kita memikul tanggung jawab moral dan intelektual dari profesi sebagai guru, mungkin lebih baik kita banting haluan menjadi enterpreneur atau bekerja sebagai karyawan kantor.

Perlu kita ketahui, pekerjaan guru itu menuntut kita menguasai berbagai keterampilan tertentu. Selain itu, kita juga harus terbiasa melakukan rutinitas yang cukup memberatkan dan melelahkan. Berikut ini list rutinitas yang menjadi tanggung jawab seorang guru.


1. Bekerja tepat waktu.

Karena guru adalah teladan, maka sudah seharusnya ia memberikan keteladanan yang baik, khususnya tentang menghargai waktu. Berangkat ke sekolah tepat waktu sebelum jam pelajaran dimulai menjadi salah satu rutinitas seorang guru. Ia harus bangun pagi dan tentu tidak etis kalau sudah bangun lalu tidur lagi,hehe...

2. Mengisi jurnal harian.

Sesaat sebelum memulai proses pembelajaran, biasanya guru harus mengisi jurnal yang telah tersedia. Diisi apa? Guru menulis tema atau topik pelajaran hari itu, berapa alokasi waktu yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Jurnal harian bermanfaat untuk memantau keaktifan dan kesiapan seorang guru selama ia menjalankan tugas dan kewajibannya.

3. Mengatur kehadiran peserta didik.

Sudah menjadi rutinitas guru untuk mengabsen peserta didiknya setiap kali ia melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Hal ini dilakukan untuk memantau keaktifan peserta didik mengikuti proses pembelajaran.

4. Mengatur kegiatan pembelajaran.

Sebagai pengelola kegiatan pembelajaran, guru mengatur dan mengelola hal-hal yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Misalnya, mengatur posisi tempat duduk peserta didik, mengatur tata ruang kelas, mengatur pemanfaatan sumber belajar, dan lain sebagainya.

5. Memahami peserta didik.

Guru ibarat orang tua peserta didik ketika berada di sekolah, maka dari itu seyogyanya guru memahami karakter setiap peserta didiknya. Untuk bisa memahami karakter peserta didik, setidaknya guru harus memahami psikologi perkembangan dan psikologi belajar. Dua bekal inilah yang insyaAllah akan bermanfaat bagi guru untuk bisa memahami peserta didiknya.

6. Menciptakan iklim kelas yang kondusif 

Guru harus kreatif menciptakan iklim kelas yang kondusif baik bagi guru itu sendiri dan bagi peserta didik agar proses pembelajaran berjalan dengan nyaman serta memperoleh hasil yang maksimal.

7. Melaksanakan latihan-latihan pembelajaran.

Di setiap sesi pelajaran, guru biasanya memberikan siswa latihan-latihan soal terkait materi yang baru saja dipelajari untuk dikerjakan. Hasilnya kemudian dikoreksi bersama-sama, agar para peserta didik tau apakah jawabannya sudah benar atau belum. Kalau sudah benar berarti itu merupakan indikasi bahwa ia telah memahami materi dengan baik. Sedangkan yang masih salah, ia harus merevisi jawabannya, kemudian menggantinya dengan jawaban yang benar. Agar nanti ketika soal yang dikerjakan tadi dipakai untuk belajar di rumah, ia tidak akan tersesat karena jawaban yang salah.

8. Mengoreksi dan menilai hasil.

Guru rutin mengoreksi dan menilai hasil evaluasi dari peserta didik. Baik evaluasi yang sifatnya harian, mingguan, bulanan, dan ujian akhir semester.

9. Memberi nasehat peserta didik.

Hal ini dilakukan guru baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Ketika peserta didik gaduh dan susah diatur, tentu ia harus menasehatinya. Atau ketika ada peserta didik yang bertindak kurang baik, tugas guru adalah menasehatinya dengan halus dan penuh kasih sayang.

10. Menjadi teladan bagi peserta didik.

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap guru bahwa ia harus menjadi teladan yang baik bagi para peserta didiknya. Guru bukan hanya bertanggungjawab mentransformasikan informasi, namun juga akhlak, etika, dan moral yang baik.

Nah, Itulah 10 rutinitas dan tanggung jawab yang harus dijalani seorang guru. Kalau anda memang berniat untuk menjadi seorang guru, anda harus siap menjalani rutinitas dan bertanggung jawab penuh atas tugas-tugas yang harus anda jalani. 10 hal di atas hanya sebagian kecil saja, belum termasuk soal administrasi dan segala tetek mbengeknya yang ribet.

1 Response to 10 Rutinitas dan Tanggung Jawab Seorang Guru yang Wajib Diketahui

  1. Selamat malam bu guru, semoga Anda menjadi tauladhan yang bagus bagi murid muridmu. Amin

    BalasHapus

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top