Kamis, 31 Maret 2016

Pengertian, Ciri, dan Tujuan Psikoterapi

Pengertian, Ciri, dan Tujuan Psikoterapi - Istilah Psikoterapi ( Psychotherapy ) mungkin sudah cukup familiar di telinga kita. Namun, apa sebenarnya pengertian dari Psikoterapi itu? Psikoterapi mempunyai pengertian yang kompleks. Hal itu terutama dikarenakan istilah Psikoterapi digunakan di banyak bidang operasional ilmu-ilmu empiris seperti, Bimbingan dan penyuluhan, Kerja sosial, Psikologi, Pendidikan dan juga agama.

Secara istilah, Psikoterapi berasal dari kata psyco yang berarti jiwa, dan therapy yang berarti penyembuhan. Jadi dapat dikatakan bahwa Psikoterapi adalah ilmu yang berkaitan dengan penyembuhan jiwa.

R. Wolberg. M.D. dalam bukunya yang berjudul The Tecnique of Psychoterapy mendefinisikan Psikoterapi sebagai perawatan dengan menggunakan intrumen psikologis atas permasalahan yang yang menyangkut kehidupan emosional seseorang. Dalam hal ini, seorang psikoterapis secara sadar berupaya untuk menciptakan pola relasi secara profesional dengan kliennya.

Sedangkan James P. Chaplin mentipologikan pengertian Psikoterapi ke dalam dua perspektif, yakni secara khusus dan umum. Secara umum, psikoterapi melingkupi berbagai cara penyembuhan pasien melalui keyakinan religius yang dilakukan dengan cara komunikasi non-formal atau diskusi personal secara intens dengan guru atau teman. Secara Khusus, Psikoterapi diartikan sebagai penerapan teknik khusus pada penyembuhan penyakit mental atau pada kesulitan-kesulitan penyelesaian diri setiap hari.

Dari beberapa pengertian di atas dapat kita pahami bahwa Psikoterapi merupakan proses interaksi formal antara dua pihak atau lebih, yaitu antara klien dengan psikoterapis yang bertujuan memperbaiki keadaan yang dikeluhkan klien. Psikoterapis (Psychotherapist) adalah sebutan bagi orang yang melakukan Psikoterapi.

Psikoterapis tidak hanya berasal dari orang yang berlatar belakang psikolog saja. Orang yang latar belakang pendidikan apa saja bisa menjadi seorang psikoterapis asalkan dia mempelajari dan memahami ilmu psikologi dan memiliki kemampuan untuk melakukan psikoterapi. Seorang Psikoterapis adalah seseorang yang memiliki pengetahuan serta keterampilan yang dengannya ia dapat membantu seseorang untuk mengatasi keluhan atau masalah yang sedang dialami secara profesional dan legal.

Ada tiga ciri utama Psikoterapi, yaitu:
  1. Dari segi proses : Berupa interaksi antara dua pihak, formal, profesional, legal dan menganut kode etik psikoterapi.
  2. Dari segi tujuan : Untuk mengubah kondisi psikologis seseorang, mengatasi masalah psikologis atau meningkatkan potensi psikologis yang sudah ada.
  3. Dari segi tindakan: seorang psikoterapis melakukan tindakan terapi berdasarkan ilmu psikologi modern yang sudah teruji efektivitasnya.
Tujuan Psikoterapi

Tujuan Psikoterapi adalah mengolah kepribadian klien atau pasien agar mampu menyesuaikan dan merealisasikan dirinya sesuai dengan kodrat kemanusiaan. Realisasi ini dapat diumpamakan seperti proses kelopak bunga yang merekah secara alamiah untuk merealisasikan tumbuhnya kembang. Para Psikoterapis berperan sebagai pembantu proses realisasi fitrah kliennya menuju kepada kehidupan yang bermakna, berarti, dan berguna. Makna hidup yang tertinggi adalah pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Pencipta diri dan alam semesta.

Psikoterapi didasarkan pada fakta bahwa Aspek-aspek mental manusia seperti cara berpikir, proses emosi, persepsi, kebiasaan dan pola perilaku bisa diubah dengan pendekatan psikologis.

Tujuan Psikoterapi antara lain:
  1. Mengubah, mengurangi, atau menghapus gejala dan gangguan psikologis.
  2. Mengatasi gangguan pada pola perilaku.
  3. Meningkatkan tumbuh dan berkembangnya kepribadian individu yang positif.
  4. Menguatkan motivasi dalam diri klien untuk konsisten melakukan hal-hal yang positif.
  5. Menghapus atau mengurangi tekanan emosional. Mengembangkan potensi dalam diri klien.
  6. Memperbaiki kebiasaan buruk klien agar menjadi lebih baik.
  7. Modifikasi struktur kognisi klien.
  8. Mendapatkan pengetahuan tentang diri.
  9. Mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi dan melakukan interaksi sosial.
  10. Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan.
  11. Membantu meyembuhkan penyakit fisik melalui terapi psikologis.
  12. Meningkatkan kesadaran diri. Membangun ketegaran dan kemandirian untuk menghadapi masalah.
Dari penjelasan di atas, jelaslah kiranya apa pengertian, ciri, dan tujuan dari Psikoterapi. Penjelasan di atas merupakan ringkasan dari materi perkuliahan yang disampaikan oleh dosen saya yaitu bu Lisa Devi Dian Arifia, M.Psi dalam mata kuliah Bimbingan dan konseling di STAIN Ponorogo.

0 Komentar Pengertian, Ciri, dan Tujuan Psikoterapi

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top