Pengertian, Ciri, dan Contoh Paragraf Argumentasi

Pengertian Paragraf Argumentasi - Paragraf argumentasi adalah salah satu jenis paragraf yang di dalamnya berisi pendapat atau pandangan seseorang kepada pembaca. Secara bahasa, istilah "argumentasi" berasal dari bahasa inggris to argue yang berarti menyampaikan alasan atau membuktikan. Paragraf argumentasi adalah paragraf yang ditulis dengan tujuan untuk menyampaikan opini, konsep, atau pendapat secara tertulis kepada pembaca. Dalam hal ini, paragraf argumentasi tidak bisa dipisahkan dari usaha mempersuasi atau meyakinkan pembaca bahwa apa yang ditulis itu merupakan sebuah kebenaran yang sulit/tidak bisa dibantah. Oleh karenanya, paragraf argumentasi tidak hanya berisi opini atau pendapat pribadi penulis, tapi juga disertai dengan fakta, contoh, dan alasan-alasan logis yang bertujuan untuk menguatkan pandangan si penulis.

Paragraf argumentasi bukanlah sekedar omong kosong dan ocehan seseorang tanpa memperhatikan koherensinya dengan realitas. Kesuksesan paragraf argumentasi dapat diukur dari seberapa kuat ia mampu meyakinkan dan mempengaruhi pembaca untuk mendukung dan mengamini gagasan si penulis.

Dalam menulis paragraf argumentasi, kita tidak secara membabi buta mempertahankan pendapat pribadi kita atas sesuatu. Namun juga perlu mempertimbangkan pendapat orang lain yang berbeda dengan kita atas objek yang sama. Fakta dan data yang digunakan untuk menguatkan argumen haruslah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan. Bisa bersumber dari buku, hasil wawancara, internet, dan karangan ilmiah.

Secara garis besar, paragraf argumentasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Memberikan penjelasan tentang gagasan, pendapat, atau apa yang diyakini oleh penulis dalam rangka untuk mempengaruhi keyakinan pembaca.
  2. Adanya fakta dan data pendukung yang bersifat statistik, gambar, grafik, atau ilustrasi yang berfungsi menguatkan kebenaran gagasan penulis
  3. Pengolahan data dilakukan dengan analisis secara mendalam
  4. Penggalian ide bersumber dari pengalaman, keyakinan penulis, sikap penulis, maupun penelitian yang dilakukan oleh penulis.
Bila hendak melihat perbedaan antara jenis paragraf argumentasi dan paragraf persuasi, perbedaan mendasar dari keduanya terletak pada tujuan yang hendak dicapai oleh paragraf tersebut. Paragraf Argumentasi memfokuskan tujuannya pada logika pembaca, sedangkan paragraf Persuasi lebih menitikberatkan pada emosi/perasaan pembaca, meskipun tanpa mengabaikan logika pembaca.

Bila ditinjau dari pola pengembangannya, paragraf argumentasi biasanya dikembangkan dengan menggunakan pola sebab-akibat. Caranya yaitu dengan menguraikan sebab-sebabnya terlebih dahulu kemudian diakhiri dengan uraian tentang akibat yang ditimbulkannya. Bisa juga disajikan sebaliknya, yakni dengan menguraikan akibat-akibatnya terlebih dahulu kemudian dikahiri dengan penjelasan penyebab yang memunculkan akibat.

Selanjutnya, mari kita perhatikan contoh paragraf argumentasi di bawah ini:


Demikianlah artikel tentang Pengertian, Ciri, dan Contoh Paragraf Argumentasi yang disarikan dari beberapa buku referensi. Semoga bermanfaat.

0 Komentar Pengertian, Ciri, dan Contoh Paragraf Argumentasi

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top