Rabu, 02 Maret 2016

Teknik Membangun Personal Branding Lewat Tulisan

Sebuah langkah yang sangat efektif untuk membangun personal branding adalah dengan menulis. Ketika anda berani mempublikasikan tulisan anda, itu berarti anda telah berbagi informasi atau ilmu yang bernilai dengan orang lain. Dan secara tidak langsung, anda memposisikan diri anda layaknya seorang ahli pada topik tulisan yang anda pilih. Setelah membaca tulisan anda, tentu orang ingin mengenal anda secara lebih dalam. Mereka juga ingin mengenal hasil karya anda yang lain, di mana mereka bisa menemukan, serta bagaimana cara mendapatkannya. Bagi anda yang masih jomblo, siapa tau saja mereka punya anak gadis yang cantik jelita dan ingin menjodohkan anda dengannya. Mereka akan yakin bahwa anda adalah sosok yang kreatif dan berkualitas, berdasarkan kualitas tulisan yang anda share kepada mereka.

Dengan begitu, orang-orang akan berusaha menggali informasi sesuai yang mereka harapkan dari anda. Mereka berharap bisa mendapatkan informasi atau sesuatu yang bermanfaat di mana mereka menemukan hal itu dalam diri anda. Atau bisa jadi mereka ingin anda berkenan menjawab pertanyaan mereka, atau memberi informasi yang dapat membantu mereka mengatasi apapun persoalan yang mereka hadapi.


Bagi anda seorang penulis pemula, mengenalkan diri anda kepada masyarakat agar karya-karyanya dikenal luas adalah sesuatu yang urgen, sehingga akan semakin banyak manfaat yang bisa anda share kepada mereka. Manfaatkanlah akses internet yang tersedia sebagai tempat belajar dan mengembangkan kemampuan serta media untuk memperkenalkan diri anda dan mempublikasikan karya tulis anda kepada dunia.

Anda bisa memperkenalkan karya-karya anda kepada teman-teman anda di situs jejaring sosial seperti facebook atau melalui blog gratisan seperti blogger, wordpress, blogdetik, dan lain-lain. Anda juga bisa mengumpulkan karya-karya anda ke dalam sebuah E-book yang bisa diunduh secara gratis di internet. Atau, kalau anda mahir berbahasa Inggris, anda bisa langsung menulis dengan bahasa inggris. Ada banyak situs-situs artikel direktori berbahasa Inggris yang siap menampung semua karya tulis anda dan mempopulerkan ketampanan dan kecantikan anda tanpa harus dengan make up menor layaknya para artis ibukota.

Beberapa situs artikel direktori asing yang bisa anda gunakan untuk mempublikasikan tulisan anda adalah Ezinearticles.com dan Hubpages.com. Anda tinggal registrasi gratis dan siap untuk mempublikasikan tulisan anda. Di sana adalah tempat berkumpulnya jutaan penulis dari seluruh dunia dengan karya-karya mereka. Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan di sana, diantaranya adalah mengasah kemampuan bahasa Inggris anda serta bisa belajar dan berkomunikasi dengan banyak penulis ternama, dan tentunya anda bisa mendapatkan fee atas tulisan anda.

Bagi para penulis pemula yang masih tertatih-tatih dalam mengubah ide menjadi rangkaian kata dan kalimat yang cantik, rasa takut salah seringkali menjadi hantu menakutkan. Kita bagaikan pecundang yang lari sebelum berperang. Apa yang kita pikirkan, kita rasakan, dan kita bayangkan, menyeret kita jatuh ke dalam jurang ketakutan. Sampai pada akhirnya, satu kata pun tidak sempat kita tuliskan.

Perasaan takut salah memang menjadi bumerang sakti yang siap menghancurkan ide-ide kreatif yang malang melintang dalam pikiran kita. Kalau hal ini dibiarkan terus-menerus, yang kita hasilkan hanyalah lembaran-lembaran kosong tanpa kata dan makna. Ide-ide kreatif kita terbuang sia-sia, tidak sempat menjelma menjadi rangkaian kata dan kalimat yang bermakna.

Semua itu adalah ujian kenaikan kualitas diri kita. Kalau begitu, bagaimana solusinya? Bagaimana cara mengusir rasa takut salah dalam menulis? Tahukah anda, bahwa sebuah kesuksesan besar itu selalu dicapai dengan akumulasi dari kesuksesan-kesuksesan kecil? Yes, this is the miracle of proccess...

Anda tidak harus menciptakan sesuatu yang sempurna sejak pertama kali. Begitu juga dalam menulis, saya rasa tidak ada tulisan yang ditulis seseorang sudah sempurna sejak pertama kali dia menulisnya. Kecuali kalau yang menulis itu malaikat, mungkin hasilnya langsung sempurna.

Mulai saja sebisanya. Mulai saja kata demi kata. Pilih kata yang menurut anda paling pas sebagai titik awal interpretasi ide anda. Intinya mulai saja dulu, tidak perlu memikirkan ejaan dan tanda baca. Karena itu hanya akan mengaburkan fokus anda pada ide-ide yang sedang bersinar terang dalam pikiran anda. Masalah itu kita pikir belakangan saja, kalau anda suda merasa selesai menuliskan ide-ide anda, barulah tahap koreksi dan revisi.

Beranilah menggunakan pemahaman anda sendiri. Artinya, jangan terburu-buru berpikir bahwa apa yang anda pahami adalah salah. Anda harus yakin terhadap pemahaman anda sendiri. Seperti kubus yang memiliki banyak sisi, mungkin anda memandangnya dari sisi tertentu, dan orang lain memandangnya dari sisi yang berlawanan. Esensinya sama, hanya cara pandangnya saja berbeda, dan perbedaan itu bukan berarti yang satu paling benar dan lainnya salah.

Simpan dulu label “buruk” terhadap apa yang anda tulis. Meragukan kualitas tulisan anda sendiri adalah sebuah penilaian yang tidak memiliki alasan kuat. Itu hanyalah implikasi daru rasa takut anda sendiri. Bagaimana anda tau bahwa tulisan anda jelek atau baik sedangkan anda belum menulisnya sama sekali? Anda harus yakin bahwa tulisan anda akan dibaca banyak orang.

Mungkin saja anda terlalu terburu-buru. Cobalah cari lebih banyak referensi dan informasi. Anda bisa belajar dan membaca buku-buku atau artikel yang berserakan di internet. Pelajari juga kisah-kisah dari para penulis terkenal yang tidak hanya bukunya saja yang best seller, tapi orangnya juga jadi best seller. Pelajari bagaimana solusi mereka dalam menghadapi berbagai persoalan yang menghambat proses menulis, termasuk rasa takut melakukan kesalahan.

Beberapa hal di atas insyaallah akan mengurangi rasa takut salah ketika anda ingin menuangkan ide-ide anda dengan menulis. Setiap orang memiliki kebebasan berpikir dan setiap orang pasti melakukan kesalahan. Orang berhak untuk menuliskan apa yang ia pikirkan dengan cara dan bahasanya masing-masing. Dengan menulis, ia jadi tahu di mana letak kesalahannya dan bagaimana cara memperbaikinya. Selama tulisan itu tidak merugikan orang lain, tulisan itu bermakna dan bermanfaat. Lama kelamaan, personal branding anda akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya karya tulis yang anda hasilkan.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top