4 Tipe Gaya Belajar Anak yang Wajib Diketahui Guru

Wikipendidikan - Barangkali anda pernah bertanya mengapa sesuatu yang oleh orang lain begitu mudah untuk dipelajari, namun bagi anda sulit sekali mempelajari dan memahaminya. Atau mungkin, anda pernah memberikan materi yang sama kepada anak atau siswa anda di kelas, namun daya tangkap dan kecepatan mereka dalam memahaminya berbeda-beda, ada yang cepat, ada pula yang lambat, bahkan sangat lambat. Apakah kemudian anda akan memberikan label bodoh kepada anak yang lambat itu? Apakah mereka termasuk anak yang tidak cerdas? Apakah mereka anak yang memiliki kelainan? Justru kita lah yang bodoh apabila kita gagal memahami bahwa setiap orang, setiap anak, pada dasarnya berbeda dan pendekatan yang digunakan untuk memahamkan mereka juga berbeda-beda. Ini terkait dengan Gaya Belajar Anak.

Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Jika anda mengamati dan memperhatikan dengan seksama terhadap siswa siswi atau anak-anak anda, maka anda akan mengetahui berbagai jenis gaya belajar mereka dan bagaimana cara yang tepat untuk membantu mereka belajar sesuai dengan gaya belajarnya.


Bagi guru, mengetahui jenis-jenis gaya belajar siswanya adalah sebuah keharusan agar ia bisa menerapkan metode dan pendekatan yang tepat dalam menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan gaya belajar siswanya yang berbeda-beda.

1) Tipe Anak Visual

Mereka adalah anak-anak yang pandai memvisualisasikan apa saja! Mereka akan dengan mudah menyerap apa yang mereka lihat. Intinya, mereka adalah anak-anak yang mudah memahami materi jika materi itu divisualisasikan. Tapi mereka mungkin akan kesulitan mengingat apa yang dikatakan guru. Karena perkataan bersifat verbal di mana alat yang digunakan untuk menyerapnya adalah telinga, bukan mata. Mereka adalah anak-anak dengan kemampuan literasi visual yang tinggi.

Bagaimana cara mengidentifikasi mereka?

Tanyakan kepada mereka bagaimana perasaan mereka tentang hal tertentu. Mereka sering menjawab sesuatu seperti ini "Buku ini terlihat baik", "Saya melihat diri saya memenangkan game" dll. Mereka memiliki apa yang disebut sebagai "memori fotografi". Mereka dapat mengidentifikasi setiap perubahan yang terjadi, baik itu di wajah atau bercak seseorang pada 2 buah gambar yang mirip.

Bagaimana untuk membantu mereka belajar lebih baik?

Mereka harus diarahkan atau diberikan bahan yang menggambarkan hal-hal yang sifatnya bukan berupa kata-kata. Sebuah video tentang topik atau materi terkait akan membantu mereka lebih mudah mengingat dan memahaminya.

2) Tipe Anak Auditory

Mereka pandai mengingat hal-hal yang mereka dengar, lebih baik dari apa yang mereka dapat jika mereka telah membaca atau melihatnya di suatu tempat. Mereka dapat memahami apa yang guru ajarkan di kelas jika disampaikan dengan kata-kata verbal. Penggunaan metode ceramah dalam menyampaikan materi pelajaran dapat dengan mudah dipahami oleh mereka.

Bagaimana mengidentifikasi mereka?

Mereka adalah pendengar yang baik. Mereka akan mencoba untuk memutar ulang apa yang telah diajarkan guru, kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan topik pelajaran. Mereka biasanya lebih suka mendengarkan cerita daripada membacanya.

Bagaimana untuk membantu mereka belajar lebih baik?

Anda bisa menggunakan media audio seperti rekaman, podcast, dll yang berhubungan dengan mata pelajaran yang diajarkan di kelas untuk mengeksplorasi kemampuan belajar mereka.

3) Tipe Anak Logis-Strategis

Mereka sangat logis. Mereka pandai memecahkan masalah praktis, analisis data kuantitatif, memecahkan teka-teki, menemukan rute terpendek untuk memecahkan masalah. Mereka juga akan mendapatkan skor tinggi dalam ujian kompetitif.

Bagaimana cara mengidentifikasi mereka?

Mereka sangat cepat dalam mengambil keputusan dan mereka akan memberikan solusi praktis dan realistis untuk masalah yang harus mereka pecahkan

Bagaimana untuk membantu mereka belajar lebih baik?

Sistem pendidikan kita sebagian besar dibangun sedemikian rupa sehingga membantu anak-anak semacam ini lebih dari jenis anak lain. Semua ujian kompetitif memiliki pola yang paling cocok untuk mereka.

4) Tipe Anak Pemimpi

Mereka inovatif, mereka bisa menciptakan hal-hal imajinatif. Imajinasi mereka adalah kunci untuk semua masalah. Mereka membayangkan lebih dari pelajar visual. Mereka tidak berhenti membayangkan data yang diperolehnya. Seperti pelajar visual, mereka terus bermimpi...

Bagaimana mengidentifikasi mereka?

Mereka sangat tertarik pada seni, lukisan, menggambar, menulis dll. Mereka akan menjelaskan hal-hal secara rinci. Namun, seringkali mereka melamun dan kehilangan fokus.

Bagaimana untuk membantu mereka belajar lebih baik?

Anak-anak semacam ini membutuhkan bantuan lebih dari yang lain karena mereka cenderung tenggelam dalam dunia mereka sendiri. Mereka mungkin tergelincir ke dalam imajinasi yang berlebihan dan kehilangan pendekatan realistis untuk berbagai masalah yang ia hadapi. Mereka harus diajarkan dengan contoh-contoh praktis dan juga pada bagaimana menyeimbangkan antara penggunaan belahan otak antara otak kiri dan otak kanan.

Demikianlah artikel tentang  4 Tipe Gaya Belajar Anak yang Wajib Diketahui Guru. Semoga bermanfaat...

0 Komentar 4 Tipe Gaya Belajar Anak yang Wajib Diketahui Guru

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top