Cara dan Prinsip Membuat Latar Belakang Masalah Penelitian yang Baik

Salah satu unsur yang terpenting dalam sebuah karya ilmiah adalah latar belakang masalah. Baik itu makalah, proposal skripsi, tesis, maupun disertasi, semuanya pasti dan harus ada yang namanya latar belakang masalah. Namun banyak yang belum tau sebenarnya apa yang harus ada dalam sebuah latar belakang masalah dan bagaimana cara menyusun latar belakang masalah yang baik. Oleh karena itu, dalam tulisan ini kita akan mengupasnya.

Memahami tentang prinsip dasar dan cara dalam menyusun latar belakang masalah yang baik sangat penting bagi para mahasiswa dan siapa saja yang hendak melakukan penelitian ilmiah. Latar belakang masalah adalah ungkapan dari kegelisahan akademik yang muncul dalam diri peneliti atas adanya suatu permasalahan yang pada akhirnya menggerakkannya untuk melakukan penelitian atas masalah tersebut.

Latar belakang masalah ibarat jalan masuk utama yang akan menuntun kita konsisten berada pada jalan yang lurus sejak awal sampai akhir. Kalau kita masih bingung pada tahap latar belakang masalah, maka proses penelitian tidak akan berjalan dan pasti membingungkan. Setidaknya hal inilah yang sering dihadapi oleh para mahasiswa semester akhir yang sedang memprogram skripsi. Berikut ini prinsip-prinsip dalam penyusunan latar belakang masalah:

  1. Pada dasarnya, latar belakang masalah dalam penelitian berisi tentang sekumpulan argumen yang memaparkan mengapa topik dan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini dirasa penting dan bermanfaat, baik secara teoritis maupun praktis.
  2. Setiap main idea harus dibangun dengan argumen yang jelas dari peneliti yang kemudian argumen itu dikuatkan dengan data pendukung dalam setiap poinnys. Dalam latar belakang masalah, peneliti juga harus  mampu menunjukkan bagaimana permasalahan yang hendak diteliti itu terintegrasi secara konseptual
  3. Latar belakang masalah seharusnya mengandung serangkaian argumen yang bersifat akademik (dialog teoritik) dan juga telaah atas hasil-hasil penelitian sebelumnya yang disertai dengan beberapa alasan praktis mengapa penelitian itu penting dan perlu dilakukan.
  4. Tunjukkan dalam latar belakang masalah bahwa penelitian yang hendak kita lakukan bukanlah bentuk pengulangan dari penelitian yang dilakukan orang lain sebelumnya. Kita harus sanggup menunjukkan bahwa topik dan masalah yang akan kita teliti memang belum pernah dikaji secara serius oleh peneliti lain.
  5. Dalam latar belakang, mulailah dengan memaparkan gejala yang umum terlebih dahulu kemudian menuju gejala yang lebih spesifik, atau yang biasa disebut dengan istilah Piramida Terbalik.
  6. Berikan juga gambaran sepintas dalam latar belakang masalah yang kita buat terkait dengan hasil yang kita harapkan. Hal ini sekaligus memandu kita dalam proses penelitian agar tidak melenceng dari tujuan yang kita harapkan.
Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa latar belakang masalah dalam penelitian berisi tentang situasi problematik yang memberi alasan kepada peneliti mengapa penelitian itu penting dan perlu untuk dilakukan. Cara membuat latar belakang masalah penelitian yang baik ialah dengan mengacu pada beberapa prinsip yang sudah penulis paparkan dalam uraian di atas.

Semakin kita memahami dengan jelas topik dan masalah dalam penelitian yang akan kita lakukan, maka akan semakin mudah pula dalam kita menyusun latar belakang masalah penelitian dalam proposal penelitian. Jika kita tidak terlalu memahami betul tentang topik dan masalah yang akan kita teliti, maka kita akan bingung dalam menyusun latar belakang masalah. Oleh karenanya, pemilihan topik dan masalah penelitian yang sesuai dengan bidang yang kita kuasai sangat penting untuk dilakukan agar hasil penelitian kita nantinya bisa maksimal dan berjalan dengan lancar.
Wikipendidikan
Back To Top