9 Kebiasaan yang Bisa Bikin Kamu Jadi Penulis Terkenal

Menjadi penulis terkenal kadang menjadi impian sebagian orang. Selain didasari oleh passion, menulis juga bisa mendatangkan banyak manfaat lain seperti personal branding dan pendapatan. Namun perlu diketahui bahwa menjadi penulis terkenal bukanlah sesuatu yang bisa dicapai dalam semalam. Dibutuhkan kebiasaan-kebiasaan yang semakin mendekatkanmu dengan tujuan tersebut.

Selama proses belajar menulis, mood menulis memang fluktuatif. Terkadang kita begitu bersemangat menulis. Namun tidak jarang pula semangat kita yang tadinya berapi-api menjadi padam begitu saja layaknya tersiram hujan. Terkadang kita over thinking sampai-sampai kita bingung bagaimana membuat paragraf pembuka. Adakalanya kita jalan di otak kita seolah buntu, tanpa ada satupun ide yang mau melintas. Seandainya hal itu terjadi, apa yang harus kita lakukan? Tepat sekali. Kita perlu istirahat, berfikir sejenak sambil membaca 9 Kebiasaan yang bisa bikin kamu jadi penulis hebat di bawah ini.

1. Tentukan tujuan kamu menulis

Tujuan merupakan hal wajib yang harus ada dalam setiap tindakan yang kita lakukan. Tak terkecuali dalam menulis, kamu harus tau apa tujuan kamu menulis. Meskipun tujuan itu terkesan remeh, hal itu tetaplah sebuah tujuan. Namun sebaiknya kamu menentukan sebuah tujuan yang mana tujuan itu benar-benar mampu menginspirasi menggerakkan kamu untuk terus bersemangat menulis.
Temukanlah tujuan menulis yang “klop” dengan hati kamu.

2. Menulislah dengan Cinta

Tanamkan rasa cinta menulis, dan menulislah karena kamu memang cinta menulis. Kalau ada orang atau teman yang mencemooh tulisanmu, abaikan saja. Toh mereka belum tentu bisa menulis seperti kamu. Jangan sampai kamu menjadi pesimis hanya karena komentar negatif yang tidak membangun diri dan kemampuan menulismu menjadi lebih baik. Kamu bisa memanfaatkan blog sebagai media belajar menulis.

3. Jangan takut salah...!!!

Jangan pernah takut menulis karena takut melakukan kesalahan. Justru dengan kamu menulis dan setelah kamu teliti terdapat kesalahan dalam tulisanmu, kamu jadi tau bagian mana yang salah dan kamu akan terdorong untuk belajar bagaimana memperbaikinya, dengan begitu kamu mendapat pelajaran dan ilmu baru untuk memperbaiki dan terus mengembangkan kemampuan kamu dalam menulis. Ingat! Tidak ada manusia yang sempurna, begitu pula dengan sebuah tulisan, tidak ada tulisan yang benar-benar sempurna di mata semua orang. Semua itu tergantung selera masing-masing.

Jangan tergesa-gesa dalam menulis, mulailah menulis dengan pelan, tenang, santai, dan senyaman mungkin. Jangan tergesa-gesa untuk segara menyelesaikan tulisanmu secepat mungkin. Hal itu bisa membuat semangat menulismu mudah luntur.

4. Kejarlah inspirasi

Carilah inspirasi untuk tulisanmu, jangan menunggu inspirasi mendatangi kamu. Seringkali kita hanya pasif menunggu datanganya inspirasi, tetapi ternyata inspirasi itu tak kunjung datang menghampiri. Alhasil, kita tidak pernah memulai menulis. Oleh karena itu, carilah inspirasi itu di mana saja.

5. Peka

Tingkatkan kepekaan kamu terhadap hal-hal sekecil apapun yang kamu alami atau yang terjadi di sekitarmu. Semua itu merupakan sumber ide untuk tulisanmu. Kalau kamu peka, kamu bisa memperoleh ide dari setiap hal kecil yang terbersit di pikiran atau hatimu serta apa saja yang kamu lihat. Memang tidak mudah melatih kepekaan ini, perlu latihan dan pembiasaan. Baca juga Agar Aktivitas Menulis Bernilai Ibadah.

6. Berani ambil resiko

Kamu harus menyadari bahwa menulis itu juga beresiko. Banyak resiko yang mungkin muncul dari aktifitas menulismu. Misalnya, ketika kamu mencoba mengirimkan tulisanmu ke media atau penerbit, mereka menolaknya dengan alasan-alasan tertentu. Sebuah penolakan merupakan resiko yang harus siap kamu hadapi. Dan sebenarnya itu adalah anugerah tersendiri bagi kamu. Kenapa? Penolakan tersebut merupakan motivasi beharga bagi peningkatan kualitas diri dan tulisanmu di masa mendatang. Hidup ini memang penuh dengan resiko, dan di balik setiap resiko ada hikmah kebaikan yang tersembunyi.

7. Budayakan membaca referensi sebanyak mungkin

Merefresh otak tidak hanya dengan pergi ke tempat-tempat wisata. Tapi pergi ke perpustakaan sambil membaca buku-buku yang menurut kita menarik bisa membuat otak kita lebih fresh tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Apa hubungannya dengan semangat menulis? Tentu saja hubungannya sangat erat. Ketika kamu merasa bahwa apa yang baru saja kamu baca tadi merupakan sesuatu yang menarik untuk ide tulisanmu, tentu saja kamu akan bersemangat untuk menulisnya. Bahkan kamu bisa menuliskan lebih dari apa hasil abstrasksi yang kamu lakukan terhadap tulisan yang baru saja kamu baca tadi.

8. Percaya diri


Percayalah pada dirimu sendiri, pada kemampuan menulismu sendiri. Kamu akan semangat menulis jika kamu percaya diri. Mungkin kamu sering membaca tulisan-tulisan orang lain dan kemudian kamu membandingkan tulisan mereka dengan tulisanmu. Terkadang kamu merasa tulisanmu lebih buruk dari tulisan mereka. Itu adalah respon yang salah, seharusnya kamu berpikir optimis bahwa kamu bisa menulis sebaik mereka, bahkan lebih baik dari mereka.

9. Jangan pernah putus asa

Walaupun kamu sering menemui kebuntuan dan harus memulai dari awal. Teruslah menulis sampai tujuan menulismu tercapai, jangan berhenti di tengah jalan. Semua penulis besar pasti menghadapi banyak rintangan dan cobaan, namun karena mereka bisa bertahan dan pantang menyerah, akhirnya mereka bisa membuktikan kepada dunia bahwa mereka bisa.
Wikipendidikan
Back To Top