Minggu, 28 Februari 2016

Problematika Pendidikan Nonformal Bangsa Kita

Pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah adalah salah satu model pendidikan yang bisa menjadi alternatif bagi anak-anak putus sekolah yang entah karena faktor ekonomi yang lemah, kondisi geografis yang tidak kondusif, atau karena hal lain yang pada intinya menghambat akses ke lembaga pendidikan formal bagi anak usia sekolah.

Menurut Jamaris Jamna, Guru besar Universitas Negeri Padang dalam bidang Pendidikan Luar sekolah, kondisi geografis Indonesia yang luas dan tingkat heterogenitas masyarakat yang tinggi, menimbulkan konsekuensi bahwa pendidikan formal tidak selalu efektif dalam menjawab kebutuhan pendidikan dalam masyarakat.

Masih ditemukannya anak usia sekolah yang tidak bersekolah, sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah dengan mengupayakan peran pendidikan nonformal dan informal sebagai pendidikan alternatif untuk mereka agar hak mereka mendapatkan layanan pendidikan bisa terpenuhi.


Sama seperti pendidikan formal, pendidikan nonformal juga harus diperhatikan oleh pemerintah. Pendidikan nonformal bukanlah pendidikan kelas dua yang kualitasnya selalu lebih rendah daripada pendidikan formal. Sebagaimana fakta di atas, pendidikan nonformal merupakan pendidikan alternatif yang efektif diterapkan karena relevan dan lebih fleksibel dengan situasi, kondisi, dan kebutuhan peserta didik.

Standar yang digunakan dalam pendidikan nonformal tidak sama dan tidak boleh disamakan dengan pendidikan formal. Sebab pendidikan nonformal benar-benar harus memperhatikan latar belakang dan kebutuhan peserta didik yang memang tidak memiliki akses ke pendidikan formal.

Kita tidak bisa memaksakan penerapan kurikulum, strategi pembelajaran, dan teknik evaluasi di pendidikan formal ke dalam pendidikan nonformal. Pendidikan nonformal seharusnya dibuat sefleksibel dan semenyenangkan mungkin sehingga anak merasa betah dan semangat untuk belajar walaupun mungkin keadaan dan sarana-prasarananya jauh dari kata memadai.

Ke depannya, kita terus berharap agar pemerintah semakin meningkatkan perhatiannya kepada pendidikan nonformal yang terjangkau khususnya bagi anak-anak yang berada di pedalaman di mana kondisi geografisnya kemungkinan besar tidak mendukung mereka untuk mendapatkan akses ke pendidikan formal.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top