Minggu, 22 Maret 2015

Tips Sukses Praktek Micro Teaching

Tips Sukses Praktek MICRO TEACHING - Bagi kita yang menempuh perkuliahan di jurusan pendidikan, Micro Teaching merupakan satu hal yang tidak terlewatkan. Micro Teaching adalah langkah awal untuk mengasah kompetensi kita sebagai calon guru sebelum kita benar-benar terjun melaksanakan tugas sebagai guru di lembaga pendidikan (sekolahan).Berdasarkan pengalaman sebagai mahasiswa jurusan pendidikan, saya juga pernah praktik Mikro Teaching. Dari situ, sedikit banyak saya mendapatkan pelajaran, kritik, saran, dan tentunya pengalaman baru tentang dunia mengajar. Akan tetapi Micro Teaching sifatnya hanyalah simulasi, berbeda dengan REAL Teaching, di mana kita terjun langsung mengajar siswa di sekolah. Anda tidak perlu kaget jika kondisi yang anda alami saat praktik Mikro Teaching dengan kondisi ketika anda benar-benar mengajar di lapangan.
Sumber gambar: pixabay.com

Micro Teaching adalah semacam diklat di mana kita melaksanakan kegiatan mengajar secara sederhana. Sebelum melaksanakan praktek Micro Teaching, kita diharuskan untuk menyusun RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sederhana untuk satu atau dua pertemuan dengan alokasi waktu sekitar 30 menit setiap pertemuan, tergantung kebijakan dosen atau pihak penyelenggara.

RPP biasanya disesuaikan dengan silabus kurikulum yang sedang berlaku. Dengan kata lain, kalau saat ini kita menggunakan Kurikulum 2013, maka RPP yang disusun untuk Micro Teaching juga berdasarkan kurikulum tersebut. Namun bisa juga kita menggunakan dua model kurikulum sekaligus, yaitu KTSP dan kurikulum 2013 dalam dua pertemuan Micro Teaching yang berbeda.

Adanya kegiatan Micro Teaching setidaknya didasari oleh asumsi bahwa sebelum guru melaksanakan tugas mengajar dalam skala yang lebih besar dan kompleks, maka perlu dibuat semacam simulasi sederhana untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang (calon guru) dalam melaksanakan proses mengajar.

Setidaknya ada dua hal penting yang perlu diperhatikan agar kita dapat melaksanakan kegiatan Mikro Teaching dengan baik. Dua hal tersebut ialah sebagai berikut:

1. Menyusun Lesson Plan atau RPP

RPP merupakan bentuk pengembangan atau spesifikasi dari suatu materi pokok dalam silabus kurikulum. Buatlah RPP yang sesuai prosedur kurikulum yang dipilih. Karena kurikulum yang berbeda, secara otomatis berimplikasi pada pola pengembangan RPP yang berbeda pula.

2. Penguasaan keterampilan mengajar

Sebelum kita melaksanakan MicroTeaching, diasumsikan bahwa kita telah mempelajari teori-teori yang berkaitan dengan keterampilan belajar-mengajar. Pada saat Mikro Teaching inilah kita akan mengaplikasikan keterampilan tersebut. Beberapa keterampilan yang akan menentukan kualitas Micro Teaching yang kita lakukan adalah: apersepsi, pemanfaatan media pembelajaran, kemampuan bertanya, menjelaskan materi pelajaran, memotivasi siswa, penggunaan metode pembelajaran, kemampuan interaksi baik secara verbal atau non-verbal, melakukan penilaian, dan menutup proses pembelajaran.

Apa Tujuan Micro Teaching?

Segala sesuatu tentu yang dilaksanakan tentulah memiliki tujuan yang hendak dicapai. Adapun tujuan dilaksanakannya Micro Teaching di antaranya ialah sebagai berikut:
  1. Mengembangkan sikap introspeksi diri dan kepekaan dalam menilai kelebihan dan kekurangan orang lain.
  2. Memupuk rasa percaya pada diri dan sifat terbuka atas berbagai kritik, saran, dan pertanyaan dari orang lain
  3. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keterampilan belajar-mengajar.
  4. Mengetahui apa saja kekurangan yang dilakukan dalam proses belajar-mengajar dan bagaimana memperbaiki kekurangan tersebut.
  5. Memungkinkan kita untuk merancang model cara mengajar.
  6. Memberikan gambaran tentang bagaimana membuat model belajar-mengajar yang baik
  7. Menjadi lahan percobaan bagi penelitian dan pengembangan sistem atau metode baru dalam proses pembelajaran
  8. Memberi kesempatan pendekatan analistis mengenai ketrampilan dan strategi mengajar.
Demikianlah uraian tentang tips micro teaching yang baik dan benar dari wikipendidikan.com, semoga tips di atas bermanfaat.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top