Kamis, 04 Desember 2014

Ucapan Bangga untuk Dira Noveriani Hanifah

Bangga, mungkin itulah kata yg paling tepat untuk saya ungkapkan kepada Dira Noveriani Hanifah. Seorang pelajar pelajar kelas XII Labs School Kebayoran Baru yang dengan semangatnya menjadi salah satu anggota tim relawan yang menamakan diri Sahabat Anak. Di usianya yang masih sangat muda, ia memliki jiwa kepedulian sosial yang sangat membanggakan.

Di bawah atmosfer pendidikan kita yang penuh dengan iklim kapitalis dan hedonis, Dira yang masih pelajar ini rela meluangkan waktu liburnya setiap minggu untuk mengajar anak-anak didiknya di sekitar pasar rebo Jakarta yang padahal lokasinya cukup jauh dari rumahnya.

Sejak resmi menjadi anggota relawan Sahabat anak pada April 2014 silam, Dira konsisten untuk mengajar Matematika dan Bahasa Inggris untuk anak-anak usia 7-9 tahun, setiap hari Minggu, mulai pukul 15.00-17.00 WIB. Tanpa honor sepeserpun.

Selain itu, hal yang ditekankan Dira kepada para anak didiknya diantaranya adalah budaya hidup bersih dan sehat. Meski banyak halangan untuk menanamkan budaya hidup bersih kepada mereka, namun Dira terus berupaya agar kebiasaan hidup bersih menjadi bagian dari budaya mereka.

Semangat Dira ini kiranya perlu dijadikan inspirasi bagi kita semua, khususnya para pendidik dan calon pendidik agar meningkatkan kepedulian sosialnya, tanpa mengesampingkan proses pengembangan diri sebagai bagian dari konsep belajar sepanjang hayat.

Dira yang masih pelajar ini mengajarkan kepada kita tidak cukup jika hanya banyak protes, banyak mengkritik keadaan dan kebijakan yang dalam pandangan itu merupakan sesuatu yang buruk. Akan tetapi kita tidak berbuat apa-apa untuk merubah agar sesuatu itu menjadi lebih baik.

Kita dapat memulainya dari lingkup yang paling sederhana, yaitu lingkungan tempat tinggal kita sendiri. Apa saja problem yang menjadi kegelisahan masyarakat di lingkungan kita? kenapa hal itu bisa terjadi? apa penyebabnya? Apa dampaknya? dan solusi apa yang bisa kita tawarkan untuk mengatasi problem tersebut?

Pada akhirnya, entah sedikit atau banyak, kita bisa memberi manfaat untuk orang lain, bukan terus-terusan menjadi beban dan masalah bagi orang lain. Upaya dira dalam proses internalisasi budaya hidup bersih perlu mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan juga pemertintah, agar generasi-generasi seperti Dira ini terus tumbuh dan berkembang demi kemajuan menuju Indonesia yang lebih baik.

Sumber inspirasi dan gambar: Kompas.com
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top